blog

Bank BNI KCP Waisai Gelar Pelatihan Digital Marketing Bagi Pelaku UKM

Raja Ampat, InfoPublik - PT. Bank Negara Indonesia (BNI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Waisai, Kabupaten Raja Ampat menggelar pelatihan dan bimbingan teknis  terkait strategi pemasaran.

Dan memperkenalkan digital marketing kepada sejumlah pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) di Raja Ampat, Kamis (19/8/2021).

Kegiatan yang berlangsung di Rumah BUMN Raja Ampat tersebut menghadirkan pemateri  dari Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statististik Kabupaten Raja Ampat.

Pejabat Pengganti Sementara (Pgs), Pimpinan BNI KCP Waisai, Yohan Maniani Arera ketika membuka kegiatan tersebut menjelaskan, program pelatihan bagi pelaku UKM di Raja Ampat tersebut bertujuan memperkenalkan kepada peserta tentang system dan strategi pemasaran dengan menggunakan teknologi informasi atau dikenal dengan istilah Digital Marketing.

Dijelaskannya,  saat ini dunia sudah memasuki era digitalisasi, dimana semua sektor  kehidupan manusia, termasuk sektor  ekonomi dan bisnis mengaplikasikan teknologi informasi dalam mendukung dan mengembangakan usaha.

Karena itu diharapkan dengan pesat perkembangan teknologi informasi saat bisa membawa keuntungan ekonomi bagi masyarakat, khususnya pelaku UKM di Raja Ampat.  

Kepada peserta dirinya meminta  agar ilmu atau materi yang didapat selamat pelatihan tersebut diterapkan dalam menjalankan  bisnis dan usaha sehingga dapat meningkatkan pendapatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kominfo, Persandian dan Statistik Raja Ampat, yang diwakili Kepala Bidang Kominfo Petrus Rabu dalam pemaparannya menjelaskan digital marketing adalah suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah brand  atau produk menggunakan media digital atau internet.

Dengan tujuan untuk menarik konsumen dan calon konsumen secara cepat.

“Seperti yang kita tahu, penerimaan teknologi dan internet di masyarakat sangat luas sehingga tidak heran kegiatan pemasaran secara digital dijadikan pilihan utama oleh perusahaan-perusahaan,” ujar Petrus Rabu.

Hal yang sama bisa juga dilakukan pelaku UMKM/UKM dengan memanfaatkan teknologi yang ada.

Dijelaskannya, perkembangan media social seperti facebook, instragram, youtube, twitter menjadi sarana penting yang bisa digunakan pelaku UKM dalam memasarkan produk-produk usahanya.

Hal lain kata Petrus Rabu, setiap pelaku usaha bisa juga membuka website sendiri dalam menunjang pemasaran usahanya.

Selain memaparkan materi, pada kesempatan tersebut juga diwarnai pelantingan singkat pembuatan akun-akun media social yang nantinya bisa dipakai pelaku UKM untuk memasarkan produknya.  (Petrus Rabu/MC.Raja Ampat/toeb)

Bagikan Berita Ini :