blog

Penerima BPUM di Raja Ampat Diminta Gunakan Bantuan untuk Peningkatan Ekonomi

Raja Ampat, InfoPublik- Penerima Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) di Kabupaten Raja Ampat diminta manfaatkan bantuan untuk kepentingan peningkatan ekonomi rumah tangga melalui usaha-usaha produktif.

Permintaan ini  disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Raja Ampat, Ria Siti N. Umlati saat ditemui di Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Rabu (27/1/2021).

Ria, sapaan Ria Siti Umlati, menjelaskan bantuan BPUM ini bersumber dari APBN melalui Kementetian Koperasi dan UMKM, dimana bantuan ini bertujuan untuk membantu pelaku-pelaku usaha kecil dan menengah untuk mengembangkan usahanya pada masa pandemik Covid-19.

“Sesungguhnya bantuan ini dari presiden Jokowi terkait Covid-19, khususnya bagi pelaku usaha kecil. Ini semacam stimulus bagi pelaku usaha kecil untuk mengembangkan usahanya pada masa pandemic Covid-19 ini,” kata Ria.

Ria menambahkan BPUM ini disalurkan melalui Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan pada tahap pertama Raja Ampat mendapatkan kurang lebih 700 penerima bantuan. Namun dirinya mengaku menyesalkan karena data-data penerima tahap pertama ini tidak sesuai dengan data-data yang disampaikan instansinya.

“Data BPUM ini tidak konek dengan data dinas yang dikirim ke Kementerian Koperasi. Jadi datanya tidak sesuai dengan data di lapangan. Tapi itulah rejeki orang, yah. diharapkan penerimanya memanfaatkan sesuai peruntukan,” kata dia.

Dirinya berharap pada tahap keduanya, semua data yang diusulkan atau disampaikan Dinas Koperasi dan UKM Raja Ampat untuk diakomodir sehingga benar-benar tetap sasaran dan sesuai dengan kebutuhan riil yang ada di lapangan, juga membantu para pelaku usaha mikro di Kabupaten Raja Ampat.

“Penerima BPUM ini tersebar diseluruh wilayah Raja Ampat. Pada 24 distrik dan 117 kampung tapi banyak yang berasal dari Kota  Waisai,” kata Ria. (Petrus Rabu/MC.Kab.Raja Ampat)

Bagikan Berita Ini :