blog

Bupati Raja Ampat Minta ASN Berjalan Harmonis, Tercapainya Tujuan Pembangunan Daerah.

Raja Ampat, InfoPublik - Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati  atau biasa disapa AFU meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemda Raja Ampat untuk menjaga irama dan roda pemerintahan  berjalan harmonis pada masa kepimpinannya bersama Wakil Bupati, Orideko Iriano Burdam, pada periode 2021-2024 serta tercapainya tujuan utama pembangunan daerah.

Pesan-pesan itu disampaikan Bupati AFU saat memberikan sambutan pada acara serahterima jabatan (sertijab) dari Pelaksana Harian Bupati Raja Ampat, Dr. Yusuf Salim pada dirinya selaku Bupati terpilih Pilkada  serentak 2020 di Raja Ampat yang berlangsung di Kantor Bupati Raja Ampat, Senin (1/3/2021).

Permintaan yang sangat tegas disampaikan AFU agar ASN di Lingkungan Pemda Raja Ampat untuk tidak menjadi provokator yang merusak keharmonisan hubungan antara Bupati dan Wakil Bupati.

“Wakil Bupati  adalah bagian yang ada pada pemerintahan ini. Saya minta dan saya pesan kalian jangan jadi provokator untuk saya dan Pak wakil lagi. Cukup. Saya bilang cukup. Jangan kalian jadi provokator. Itu yang saya tekankan,” ujarnya dengan nada tegas.

Dikatakanya,  birokrat di Raja Ampat tidak akan dapat mencapai harapan dan target  masyarakat kalau cuman hanya menjadi provokator di dalam pemerintahan.

Pada acara yang dihadiri Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan yang diwakili Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Setda Papua Barat, Agustinus M.Rumbino tersebut Bupati AFU mengharapkan dukungan yang sebesar-besarnya terhadap pemerintahan Raja Ampat di bawah kepimpinannya bersama Wakil Bupati.

“Jadi saya tidak suka orang untuk datang jadi provokator di dalam ini atau datang dengan hasutan-hasutan  saya dan pak wakil. Sebagai birokrat kalian harus loyal dan tunjukan dedikasi kalian terhadap kami,”lanjutnya.

Mengutip pepatah AFU menegaskan kalau mau jadi besar, hargai orang besar. Diakuinya, seseorang tidak akan pernah bisa menjadi besar kalau hanya menjadi benalu dan menjadi provokator.

“Marilah  menjadi orang besar,  berpikir besar,  punya jiwa besar. Menerima segala sesuatu karena itu bagian syukur kita kepada Tuhan,”imbuhnya.

Selain itu, ia menekankan,  dalam 100 hari kerja  akan mengevaluasi visi misi, program-program yang telah dilakukan,  yang baik lanjutkan sedangkan yang belum dikerjakan.

“Tujuannya  lumrah sebagai bupati kami tentu punya tujuan bersama semua masyarakat Raja Ampat ini untuk bagaimana Raja Ampat ini lebih sejahtera terutama masyarakatnya,”urainya.

Dirinya menambahkan, dirinya bersama wakil bupati terpilih mengedepan azas-azas dan aturan dalam melaksanakan roda pemerintahan. Aturan sebagai kompas untuk melaksanakan tugas sebagai Bupati dan Wakil Bupati yang diimplementasikan sesuai amanat undang-undang  yang ada.

“Kita semua diatur dalam aturan dan perundang-undangan yang berlaku, karena itu loyalitas dan dedikasi serta integritas kita  dituntut untuk bisa mampu melaksanakan apa yang menjadi tanggungjawab kita,” tambah AFU.

Pihaknya menambahkan, dirinya bersama wakil bupati berupaya membangun  Raja Ampat berdasarakan budaya dan etika leluhur yang telah menaruh pundi-pundi adat dan budaya itu kita junjung tinggi.

“Saya mengajak kita semua mari bertanggungjawab dengan apa yang ada, dengan segala kapasitas yang dimiliki bapak/ibu. Kita bertanggungjawab. Dalam artian, kerja sama yang baik. Marilah kita tujukan sebagai pelayan terhadap masyarakat, negeri ini  yang lebih baik kedepan. Mari tunjukan apa kelebihan kita masing-masing agar kedepan lebik baik dan masyarakat akan menilai kita. Bukan kelompok tertentu saja,"urainya.

ASN Raja Ampat adalah manusia yang diberikan akal oleh Tuhan Pencipta, yang dipakai untuk berkarya dan berdedikasi untuk masa depan Raja Ampat.

Untuk itu, bupati menyampaikan, terima kasih kepada semua pihak yang telah bertanggungjawab bagi suksesnya pelaksanaan Pemilukada serentaka tahun 2020 di Raja Ampat.  

Selain dihadiri Gubernur Papua Barat, sertijab tersebut juga dihadiri Wakil Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Raja Ampat, Para pejabat dan ASN di Lingkungan Pemda Raja Ampat. (Petrus Rabu/MC.Kab.Raja Ampat/Eyv)

Bagikan Berita Ini :