blog

Raja Ampat Sosialisasikan Perijinan Berusaha Berbasis Resiko

DiskominfoR4, Waisai-

Pemerintah  Kabupaten Raja Ampat melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan  Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) melaksanakan sosialisasi Implementasi Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (OSS-RBA) di salah satu hotel di Kota Waisai, Kabupaten Raja Ampat,  Kamis (17/11/2022). 

Kegiatan yang diikuti puluhan pelaku  usaha di Raja Ampat tersebut dibuka  Bupati Raja Ampat yang diwakili  Asisten II Setda Raja Ampat, Ir. Wahab   Sangadji.

Wahab Sangadji menyampaikan apresiasi yang besar atas terlaksananya  kegiatan ini. Menurutnya, sosialisasi  ini sebagai langkah informatif bagi rekan-rekan pelaku usaha dalam mengakses layanan perizinan  yang  dinilai berdasarkan pada resiko dan skala kegiatan usaha.

Ditambahkannya, penyelenggaraan  perizinan berusaha berbasis resiko  bertujuan meningkatkan ekosistem  investasi dan kegiatan berusaha  melalui pelaksanaan penertiban  perizinan berusaha secara lebih efektifdan sederhana, dimana pengawasan  kegiatan usaha  yang transparan,  terstruktur dan dapat  dipertanggungjawabkan sesuai dengan ketentuan perundang -undangan. 

“Analisis resiko dilakukan secara  transparan, akuntabel dan mengedepankan prinsip kehati-hatian  berdasarkan data dan penilaian  professional sehingga tidak ada  resiko yang terabaikan pada  saat menetapkan jenis perizinan  berusaha,”   ujar WahapSangadji.

Adapun narasumber pada  kegiatan  ini   adalah Akademisi Herry Widjasena  dengan materi  Penyelenggaraan   Sistem Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (OSS-RBA), yang mencakup informasi terkait  dasar hukum, gambaran umum sistem OSS-RBA, dan cara pendaftara n untuk mendapatkan Hak Akses berupa username dan password yang akan digunakan sebagai kunci masuk dalam penerbitan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko.

Selain itu juga, dalam kegiatan  ini dilaksanakan fasilitasi pelayanan  perizinan berusaha berbasis risiko kepada peserta, bagi  Pelaku Usaha yang belum  memiliki perizinan  sebelumnya untuk  memperoleh  Nomor   Induk Berusaha  (NIB) pada  sistem OSS RBA dan migrasi data  bagi Pelaku Usaha yang telah memiliki NIB pada OSS versi  sebelumnya dalam pengembangan  usahanya. 

Sementara itu, Kepala DPMPTSP, Moch.   Said Soltief, S.PT, M,Si  berharap    sosialisasi tersebut  dapat  meningkatkan  kesadaran  masyarakat/pelaku  usaha terkait  pentingnya perizinan berusaha,  serta dapat memberikan solusi  kepada setiap pelaku usaha yang  masih mengalami kendala  atau  kesulitan dalam pengurusan  perizinan terutama yang berkaitan  dengan penggunaan aplikasi OSS-RBA (MC.Kab.Raja Ampat) 

Bagikan Berita Ini :