blog

ASN Raja Ampat Dihimbau Tingkatkan Disiplin dan Jangan Jadi Provokator

Raja Ampat, InfoPublik - Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat diminta untuk tingkatkan  disiplin kerja dan jangan menjadi provokator dalam melayani masyarakat.

Hal ini disampaikan, Abdul Faris Umlati, SE dan Orideko Iriano Burdam, S.Ip,MM.M.Ec.Dev  atau pasangan Afu Ori saat memimpin apel perdana usai dilantik Bupati dan Wakil Bupati masa bakti 2021-2024  di Halaman Kantor Bupati Raja Ampat, Selasa (2/3/2021).

“Saya harapkan ASN yang pola pikirnya baik tolong ingatkan keluarga jangan kita jadi provokator. Karena informasi-informasi yang tidak benar bersumber dari ASN sebagaimana yang dilaporkan masyarakat,” kata Wakil Bupati Orideko Iriano Burdam yang tampil pertama dalam memberikan arahan dihadapan ratusan ASN dan CPNS Raja Ampat.

Ori, sapaan Orideko Iriano Burdam menegaskan ASN adalah pegawai yang bekerja dengan menggunakan ijasah akademik.

Artinya pola pikirnya baik karena itu pantas jika memberikan informasi yang benar kepada keluarga dan masyarakat dan bukan sebaliknya jadi provokator yang berujung merusaknya tatanan pembangunan daerah.

Untuk kemajuan Raja Ampat, Ori juga meminta ASN  untuk disiplin dan loyal dalam melaksanakan tugas-tugas pengabdian sebagai abdi masyarakat. Baginya, ASN  jangan hanya menuntut kesejahteraan sementara kewajiban dan disiplin kerja tidak dijalankan.

Ori mengakui dirinya sudah berdiskusi dengan Bupati terkait kesejahteraan ASN hanya saja perlu diatur regulasinya dan diperlukan kinerja ASN itu sendiri.

“Bagaimana kita bicara kesejahteraan tapi disiplin tidak ada. Loyalitas tidak ada. Berarti pelayanan kepada masyarakat tidak ada lagi. Mari kita bangun diri kita dulu,” kata dia.

Sementara itu Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati dalam arahannya mengajak ASN untuk bekerja  dan bertanggungjawab bersama dalam membangun Raja Ampat.

“Keberhasilan pemerintahan bukan saja tanggungjawab Bupati dan Wakil Bupati tetapi menjadi tanggung jawab bersama,” kata AFU, sapaan Abdul Faris Umlati.

AFU juga meminta ASN jangan jadi provokator  merenggangkan hubungan Bupati dan Wakil Bupati. Hal ini dikatakannya berdasarkan pengalamannya dalam memimpin periode sebelumnya di Raja Ampat.

“Stop jadi provokator yang memecah hubungan saya dan pak wakil. Saya siap berhadapan kepada siapa pun dia yang ingin merusak kepimpinan kami,” ujar AFU dengan tegas.

"Nyawa juga saya siap. Saya pertaruhkan nyawa untuk negeri ini. Jangan main-main. Jangan bicara kurang ajar,” ujarnya.

Dikatakannya, Raja Ampat membutuh orang-orang baik, bertanggungjawab dan mampu bekerja sama dalam melaksanakan roda-roda pembangunan.  Dan bukan orang-orang provokator yang mengutamakan kepentingan diri sendiri. (Petrus Rabu/MC.Kab.Raja Ampat/toeb)

Bagikan Berita Ini :