blog

Makna Filosofis Dibalik Noken Papua dan Cara Membuatnya

Raja Ampat, InfoPublik - Bagi masyarakat Papua, Noken memiliki makna filosofis dari simbol- simbol kehidupan. Noken dianggap sebagai simbol wanita Papua, kesuburan, kekeluargaan, ekonomi, kehidupan yang baik, perdamaian dan identitas.

Sebagai budaya asli Papua, Noken memiliki hubungan erat dengan alam. Noken terbuat dari bahan dasar kulit kayu, daun pandan hutan, dan ilalang. Noken telah melekat dalam budaya orang Papua sejak zaman dahulu kala. Baik anak kecil maupun orang dewasa menggunakan noken dalam kehidupan sehari- hari. 

Ketua Komunitas Mama Noken Papua, Kabupaten Raja Ampat, Yuning Fonataba ketika ditemui jurnalis Media Center Raja Ampat di Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat, Kamis (17/6/2021) menceritakan pembuatan Noken yang dibuat secara manual, kali ini dibuat dari daun pandan hutan.

Yuning, sapaan Yuning Fonataba mengisahkan ada beberapa tahapan atau proses pembuatan noken. Diantaranya, pertama, daun pandan hutan diambil dan dipisahkan dari durinya. Kedua, daun yang sudah dipisahkan dari durinya kemudian digulung- gulung agar lebih mudah direbus. Ketiga, daun yang sudah direbus kini berwarna coklat alami dan lebih lentur sehingga lebih mudah dibentuk saat dianyam menjadi noken.

Dirinya menilai bahwa Noken Papua memiliki potensi besar untuk dipasarkan di luar Papua atau bahkan diluar negeri. (Penta Nila/MC.Kab.Raja Ampat/Pr/Eyv)

Bagikan Berita Ini :