blog

Raja Ampat dan Bank Papua Gelar Rakor Implementasi Transaksi Non Tunai Gaji ASN

Raja Ampat, InfoPublik - Pemerintah Kabupaten Raja Ampat bekerja sama dengan Bank Papua Cabang Waisai, Ibukota Kabupaten Raja Ampat, menggelar rapat koordinasi implementasi transaksi non tunai terhadap gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemda Raja Ampat, Senin (8/3/2021).

Rakor yang berlangsung di Gedung Pari Convention Center, Distrik Kota Waisai tersebut dihadiri Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE, Wakil Bupati Raja Ampat, Oridek Iriano Burdam,S.Ip.MM, M.Ec.Dev, Pimpinan Bank Papua Cabang Waisai- Raja Ampat, Nikolas Papuko, Sekda Raja Ampat, Dr.Yusuf Salim, M.Si, pejabat eselon II dan III, pengelola keuangan daerah dan bendahara di Lingkungan Pemda Raja Ampat.

Pimpinan  Bank Papua Cabang Waisai, Nikolas Papuko dalam sambutannya menjelaskan keberadaaan Bank Papua tidak terlepas dari peran pemerintah daerah dan ASN yang ada di dalamnya.

Dikatakannya, memiliki sejarah perjalanan Bank Papua bahwa Bank Papua hadir di tanah Papua atas dukungan gubernur, bupati dan walikota se-tanah Papua. Dimana pada tahun 1966, bank ini didirikan.

“Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya. Karena itu patut kita hargai pendiri bank papua yang sejak tahun 1966 mendirikan bank Papua yaitu, gubernur, bupati dan walikota di Tanah Papua,” ujar Nikolas.

Oleh karena itu, dirinya meminta dukungan pemerintah daerah dan seluruh ASN untuk kemajuan dan perkembangan Bank Papua sebagai bank pemerintah daerah.

Dirinya mengakui, transaksi non tunai gaji ASN di Lingkungan pemda Raja Ampat merupakan salah langkah inovasi yang dilakukan Bank Papua untuk mempermudah ASN dalam system pengajian.

Terkait  inovasi tersebut,  Pemda Raja Ampat menyambut baik langkah Bank Papua Cabang Waisai-Kabupaten Raja Ampat tersebut.

Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati, SE dalam sambutannya menekankan tiga hal pokok, pertama peserta yang mengikuti rakor diperintahkan untuk mengikuti secara sungguh-sungguh kegiatan tersebut sehingga memberi dampak maju bagi pengelolaan keuangan daerah khususnya terkait managemen gaji ASN.

“Saya harap peserta jangan seperti anak sekolah. Nanti sampai pada intinya sudah tidak memberikan perhatian. Jadi perhatikan baik-baik materi yang ada,” kata Afu, sapaan Abdul Faris Umlati.

Kedua, Afu memberikan apresiasi kepada Bank Papua Cabang Waisai yang menghadirkan program  transaksi non tunai bagi gaji ASN. Afu mengakui pada masa pandemic Covid-19 maka pemanfaat teknologi dan transaksi non tunai sangat menjawab kondisi dan keadaan saaat ini.

Hal ketiga, kata Afu, adalah  program ini sangat positif karena selain memberikan keamanan dan kenyamanan (safety) tetapi juga membantu ASN dalam mengelola keuangan peribadi. Dengan adanya program ini maka ASN mengetahui kondisi keuangannya dan mengatur pengeluarkan keuangan.

“Jangan ASN ini belajanya lebih besar pasak dari pada tiang. Jadi semoga transaksi non tunai membantu kita dalam hal pengelolaan keuangan kita masing-masing,” ujar Afu.

Rakor tersebut juga dilanjutkan perjelasan dan sosialisasi singkat dari Bank Papua Cabang Waisai kepada ASN seperti sekretaris dinas, kasubang keuangan dan bendahara terkait program transaksi non tunai gaji ASN tersebut.  (Petrus  Rabu/MC.Kab.Raja Ampat)

Bagikan Berita Ini :