blog

Bupati AFU Perintahkan ASN Raja Ampat Kembali Bekerja

Raja Ampat, InfoPublik - Bupati Kabupaten Raja Ampat Abdul Faris Umlati, SE memerintah seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkungan Pemda Raja Ampat untuk kembali bekerja dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan.

“Saya perintahkan seluruh ASN, mulai besok, Rabu (3/3/2021) masuk kantor tapi tetap menjaga protokol Covid-19,” ujar Bupati Afu, sapaan Abdul Faris Umlati saat memimpin apel ASN di Lingkungan Pemda Raja Ampat, Selasa (2/3/2021).

Sebelumnya karena pandemic Covid-19, Raja Ampat memberlakukan Work From Home untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Dan data terakhir Satgas Pengendalian Covid-19 di Raja Ampat menenggarai bahwa Raja Ampat termasuk zona hijau penyebaran Covid-19.

AFU menjelaskan, sesuai pantauannya sejumlah ASN di Raja Ampat menjadikan pandemic Covid-19 sebagai alasan untuk tidak masuk kantor dan bermalas-malasan bahkan berjalan ke sana kemari.

“Saya kadang liat pegawai ini ada yang jalan-jalan di Sorong dan di beberapa tempat,” ujarnya.

Untuk itu, dirinya memerintahkan absensi harian ASN harus dilaksanakan sehingga tidak ada alasan ASN untuk tidak masuk kerja, kecuali dengan alasan-alasan tertentu.

Terkait Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP),  dirinya mengaku akan dievaluasi dalam 100 hari kerja pertama kepimpinannya bersama Wakil Bupati, Orideko Iriano Burdam.

 “Uang TPP itu kami sudah siapkan hanya perlu konsultasi dengan Kemendagri.  Siapa yang kerja bagus dan rajin akan dapat TPP bagus. TPP nantinya dibayar dengan aplikasi,” ujar AFU.

Selain award berupa TPP, AFU juga menegaskan punishment bagi ASN yang tidak masuk kantor. Dimana ASN yang akumulasi selama 45 hari dalam setahun tak masuk kantor akan dipecat.

“Saya ulangi ya, akumulasi selama  45 hari dalam setahun tidak masuk kantor atau tidak kerja.  Dan Undang-Undang mengatur dimana seorang ASN dipecat,” ujarnya.

Dirinya mengingatkan ASN agar jangan hanya menuntut hak sementara tugas dan tanggungjawab diabaikan. (Petrus Rabu/MC.Kab.Raja Ampat/toeb)

Bagikan Berita Ini :