blog

PERLUAS KEPESERTAAN, BPJS BIAK NUMFOR JALIN KERJA SAMA DENGAN DPM-PTSP KABUPATEN SUPIORI

Supiori, Jamkesnews – BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor melaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Supiori, tentang Perluasan Cakupan Kepesertaan, Peningkatan Kesadaran dan Kepatuhan Program Jaminan Kesehatan Nasional di Kantor Bappeda Kabupaten Supiori, Selasa (18/12).

Penandatanganan dilakukan bersamaan dengan kegiatan Konsultasi Publik Standar Pelayanan dan Standar Operasional Prosedur DPMPTSP Kabupaten Supiori sekaligus launching E-Perizinan atau perizinan secara online yang diberi nama “E-Perizinan Andeh”. Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Bupati Supiori Onesias Rumere, Kepala DPMPTSP Kota Jayapura Yohanes Wemben, Pimpinan OPD Kabupaten Supiori serta seluruh pelaku usaha yang ada di Kabupaten Supiori.

“Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Supiori atas dukungannya terhadap Program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Dengan adanya penandatanganan perjanjian kerja sama ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan badan usaha dan pemberi kerja untuk mendaftarkan dirinya serta seluruh pegawainya,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Biak Numfor Budi Sukwara.

Budi menjelaskan, implementasi dari perjanjian kerja sama ini adalah penambahan persyaratan bukti kepesertaan Program JKN-KIS dalam pelayanan perpanjangan perizinan dan perizinan baru untuk perusahaan berbadan hukum (CV/PT) di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Supiori. Budi juga memberikan apresiasi dengan diluncurkannya E-Perizinan Andeh yang merupakan sebuah terobosan, dimana pendataan adminstratif tidak perlu lagi datang ke kantor, karena memakai dokumen-dokumen seperti sebelumnya dan juga sudah sekaligus terintegrasi dengan BPJS Kesehatan terkait pendaftaran peserta dari badan usaha.

Sementara itu, Kepala DPMPTSP Kabupaten Supiori Ronny Mamoribo mengatakan pihaknya akan terus  mendukung dan menyukseskan Program JKN-KIS ini. Ia juga mengatakan peluncuran “E-Perizinan Andeh” merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat di Kabupaten Supiori serta sebagai persiapan sebelum diterapkannya Online Single Submission (OSS) sebagai sistem yang mengintegrasikan seluruh pelayanan perizinan berusaha yang menjadi kewenangan menteri/pimpinan lembaga, gubernur, atau bupati/walikota yang dilakukan secara elektronik.

“Ke depannya bagi badan usaha yang belum terdaftar dalam Program JKN-KIS, Nomor Induk Berusaha tidak akan kita terbitkan serta untuk perpanjangan izin tidak akan dikabulkan kalau belum terdaftar di BPJS Kesehatan,” ungkap Rony.

Di akhir kegiatan, Rony mengimbau kepada seluruh pelaku usaha yang hadir pada kegiatan tersebut untuk tertib dan patuh terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia juga menambahkan kepesertaan JKN-KIS merupakan salah satu prosedur yang wajib dalam hal pengurusan ijin usaha. (TR/as)

Bagikan Berita Ini :