blog

Bupati AFU, Ingatkan Kepala Sekolah dan Puskesmas Jangan Berorientansi pada Dana Opeasional

DiskominfoR4, Waisai - Bupati Raja Ampat, Abdul Faris Umlati atau biasa disapa AFU melantik sejumlah pejabat administrator yakni pejabat eselon IIIa dan IIIb di Lingkungan Pemda Raja Ampat, Rabu, (8/3/2023).

Selain itu, pelantikan yang berlangsung di Gedung Pari Convention Center tersebut juga dilantik pejabat lain seperti pejabat eselon IV, Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas di Raja Ampat.

Bupati AFU dalam sambutannya tidak saja memberikan wejangan umum kepada pejabat yang dilantik, di mana AFU meminta pejabat yang dilantik untuk menjaga amanah jabatan tersebut untuk pelayanan kepada masyarakat dan bukan kepentingan pribadi.

Bupati AFU juga memberikan penegasan khusus kepada Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas yang baru dilantik. Pada pelantikan yang dihadiri Wakil Bupati Raja Ampat, Orideko Iriano Burdam, Sekda Raja Ampat, Yusuf Salim dan para pejabat di Lingkungan Pemda Raja Ampat tersebut, AFU meminta Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas agar jangan berorientasi kepada Dana Operasional Sekolah (BOS) dan Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) bagi Puskesmas.

“Bagi saudara Kepala Sekolah dan Kepala Puskemas yang baru dilantik ini, saya ingatkan saudara, jangan berpikir dan berorientasi pada Dana BOS untuk sekolah dan Bantuan Operasional Kesehatan pada Puskesmas. Saya saudara dilantik untuk melayani masyarakat di bidang Pendidikan dan Kesehatan,” ujar AFU.

AFU menambahkan dana BOS di sekolah itu hanya dukungan bagi pelaksanaan belajar mengajar untuk meningkat mutu Pendidikan dan prestasi indeks pembangunan manusia di Raja Ampat.

Dalam melaksanakan tugas dilapangan, kata AFU, para kepala sekolah harus melakukan koordinasi dengan semua pihak, baik pemerintahan distrik, pemerintah kampung dan elemen masyarakat lainnya.

“Untuk membangun SDM yang baik, saudara-saudara perlu membangun kinerja dengan guru, membangun komunikasi sosial dengan mayarakat sekitar. Karena membangun Pendidikan itu adalah tanggung jawab semua pihak. Tidak saja mengejar dana bos,” ujar AFU.

Hal serupa juga diingatkan AFU kepada Kepala Puskemas. Bupati AFU meminta kepada Kepala Puskesmas yang dilantik jangan berorientasi dana Bantuan Operasional Kesehatan yang dikelola Puskesmas.

“Demikian juga untuk Kepala Puskemas. Jangan mengejar dana BOK. Tapi saudara dilantik untuk bertanggung jawab dengan kesehatan masyarakat,” kata AFU.

Kepada seluruh pejabat yang dilantik AFU meminta untuk menjaga Amanah dan tanggung jawab sebagai pejabat untuk kepentingan orang banyak dan bukan untuk kepentingan peribadi.

“Mari kita evaluasi diri kita. Jangan melaksanakan tugas dengan rasa berat. Jangan mengeluh. Mari jadi pribadi yang baik berdamai dengan pikiran dan hati kita. Jangan dengan perut, karena jika berdamai dengan perut apa pun tak akan cukup dalam hidup. Hidup tidak pernah puas,” kata AFU.

Birokrasi pemerintahan ini kan ada aturan mainnya, pesan saya untuk para pejabat yang baru dilantik harus berdamai pikiran dan hati. Manusia kalau tidak berdamai antara pikiran dan hati maka manusia itu selalu tidak puas dengan keadaan.

“Mari kita sebagai ASN, dalam rumah tangga Raja Ampat perlu melakukan evaluasi diri sendiri sejauh mana dedikasi dan pelayanan saya kepada masyarakat. Yang dilantik ini adalah terbaik dan saya harap berbuat yang terbaik juga bagi masyarakat Raja Ampat," harapnya. (Petrus Rabu/MC.Kab.Raja Ampat)

 

Berita ini juga sudah muat di infopublik.id

Bagikan Berita Ini :