blog

Pimpinan dan Anggota DPRD Boven Digoel Kunjungi Raja Ampat

DiskominfoR4, Waisai- Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Boven Digoel, Papua melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Raja Ampat, Selasa (8/11/2022).

Kunjungan ini diterima Pemerintah Daerah Kabupaten Raja Ampat yang diwakili Asisten I Sekretaris Daerah Raja Ampat, Mansur Syahdan  Asisten II Sekretaris Daerah Raja Ampat, Ir. Wahab Sangadji, Asisten III Sekretaris Daerah Raja Ampat, Ferdinand Rumsowek dan Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat, Ellen Risamasu dengan melaksanakan tatap muka yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Raja Ampat.

Kunjungan ini merupakan koordinasi pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Boven Digoel berdasarkan Surat Perintah Ketua DPRD Kabupaten Boven Digoel Nomor: 094/ /XI/SP/SETWAN-BD/2022 dengan tujuan koordinasi tentang Pengembangan Pariwisata pada Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Raja Ampat.

Kabupaten Boven Digoel merupakan kabupaten baru yang dibentuk dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 26 Tahun 2002, sebagai hasil pemekaran dari Kabupaten Merauke.

Sebagian besar masyarakat Boven Digoel merupakan petani. Pieter Yawan, S.IP, Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Boven Digoel yang juga berperan sebagai Ketua Rombongan mengatakan Raja Ampat dipilih sebagai tujuan kunjungan karena keindahan Raja Ampat yang sudah diakui oleh dunia.

“Tidak bisa disangkal lagi tentang keindahan Raja Ampat yang sudah mendunia, tak hanya keindahan bawah laut saja tapi budaya, makanan dan sektor pertanian yang luar biasa,” ungkap Pieter.

Hal tersebut pun mendapat dukungan dari Mansur Syahdan. “Dragon Fruit atau yang kita di Raja Ampat sebut buah naga juga memiliki rasa yang istimewa dan sedikit berbeda dari daerah lain,” ucap Mansur menyetujui pernyataan Pieter.

Dalam pertemuan ini turut hadir anggota DPRD Kabupaten Boven Digoel Paulus Tambuimin, S.Sos, Yanuarius Sesewano, S.Sos, Untung Gultom, S.Hut, SH, dan Suharto.

Besar harapan agar output dari kunjungan ini adalah agar Kabupaten Boven Digoel juga bisa seperti pariwisata Raja Ampat dalam sektor Pertanian. (MC.Kab.Raja Ampat)

Bagikan Berita Ini :